Jumat, 26 September 2008

Maaf

"sikap memaafkan akan meningkatkan daya tahan tubuh, sedangkan dendam dan marah bakal mengundang penyakit"

tulisan ini akan gw kutip dari majalah RDI dan dari artikel wahyu hidayat (thx yah atas tulisannya)

maaf (bukan maap ya a,,hehehe piss)
emang kata maaf ini gampang untuk diucapkan, tapi apakah kita dapat meresapi arti maaf itu? apa aja manfaat dari sebuah maaf ini??

kalo secara agama Islam, tentu saja memaafkan dan meninta maaf suatu perbuatan yang mulia dan berpotensi menghasilkan pahala.
tapi saat ini gw ga mau membahas dari sisi agama dulu,,tapi dari sisi kesehatan (biar lebih global aja)

ilmu kedokteran modern sudah membuktikan bahwa pikiran, perasaan dan tubuh itu menyatu.
kalo dari penjelasan sisi kedokterannya jujur gw bingung juga, tapi kalo kita lihat dari kehidupan sehari2 aja yah, orang2 yang banyak pikiran alias stress pasti gampang sakit, dari darah tinggi ampe stroke,,ya ga??
(sebenernya seh pak wahyu menjelaskannya,,,tapi gw ga ngerti jadi daripada salah nangkep yah ga usah yah)

berarti kalau kita bisa memaafkan dan meminta maaf, berarti membuat pikiran kita kembali menjadi ikhlas, plong dan ga ada beban, walhasil badan kita akan menjadi sehat.
kalo boleh kita tarik suatu kesimpulan, yang harus kita bikin sehat itu adalah jiwa dulu, maka tubuh kita akan menerima efeknya menjadi lebih sehat.

sebenernya yah..
memaafkan itu bukan berarti kita memaafkan pihak lain, tetapi memaafkan diri sendiri.
memaafkan berarti kejujuran.
jujur untuk mengakui bahwa kita merasa marah, benci atau dendam, dan kemudian kita memaafkan perasaan2 itu.
jadi sebenernya kita berurusan ma hati kita sendiri bukan dengan orang lain.

karena nabi Muhammad SAW pernah bersabda "musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri"
jadi yang harus kita taklukkan adalah diri kita sendiri, bukan orang lain.

so indahnya perdamaian!!!

ps: ini suatu refleksi diri, dimana gw sering ambekan ma aa,,
duh sabarnya aaku ini,,

Tidak ada komentar: